The End of Manual Certificates and the Future of Security Operations with IBM HashiCorp Vault
- Marketing SWG
- 17 Des 2025
- 2 menit membaca
Diperbarui: 29 Des 2025
Seiring dengan pesatnya adopsi hybrid cloud, container, dan arsitektur aplikasi modern, kompleksitas pengelolaan keamanan TI juga semakin meningkat. Salah satu tantangan krusial yang masih dihadapi banyak organisasi adalah pengelolaan sertifikat digital dan Public Key Infrastructure (PKI) yang masih dilakukan secara manual, tidak terstandarisasi, dan rentan terhadap kesalahan operasional. Kondisi ini berpotensi menimbulkan downtime layanan, celah keamanan, hingga risiko data breach.
Menjawab tantangan tersebut, sebuah forum eksklusif bertajuk āThe End of Manual Certificates and the Future of Security OperationsāĀ diselenggarakan pada Rabu, 10 Desember 2025, bertempat di The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place. Acara ini diselenggarakan oleh PT Mitra Integrasi Informatika (MII) sebagai mitra PT Sinergi Wahana Gemilang (SWG), dengan dukungan IBM HashiCorp. Forum ini menghadirkan para profesional IT, security leader, serta pengambil keputusan dari berbagai industri untuk membahas masa depan security operations dan pentingnya otomatisasi dalam pengelolaan sertifikat serta identitas digital.
Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Andrew Wilson, Product Marketing Manager PT Mitra Integrasi Informatika (MII). Dalam paparannya, ia menyoroti bahwa transformasi digital telah mengubah cara organisasi membangun dan mengelola infrastruktur TI. Namun, di sisi lain, banyak proses keamananāterutama pengelolaan sertifikatāmasih bergantung pada pendekatan manual yang tidak lagi relevan dengan kebutuhan bisnis yang menuntut kecepatan dan keandalan.
Menurutnya, sertifikat yang kedaluwarsa, credential statis, dan proses renewal manual merupakan risiko nyata yang kerap terjadi di lingkungan hybrid cloud dan container-based application.
Modernizing PKI with IBM HashiCorp Vault
Sesi utama dilanjutkan dengan presentasi bertajuk āModernizing PKI to Eliminate Risk and Manual Overhead in a Hybrid Cloud EnvironmentāĀ yang disampaikan oleh Hendra Tanto, Solutions Engineer IBM HashiCorp. Pada sesi ini, peserta diajak memahami bagaimana pendekatan modern terhadap PKI dapat membantu organisasi mengurangi risiko keamanan sekaligus beban operasional.
IBM HashiCorp Vault diperkenalkan sebagai platform terpusat untuk mengelola secrets, credential, dan sertifikat digital secara aman dan otomatis. Vault memungkinkan organisasi melakukan proses issuance, rotation, hingga revocation sertifikat secara terintegrasi, tanpa ketergantungan pada proses manual yang rawan human error.
Selain itu, Vault mengusung pendekatan identity-based security, di mana akses diberikan secara dinamis berdasarkan identitas dan kebijakan, bukan lagi bergantung pada static credential atau konfigurasi hard-coded.
Sesi demo memberikan gambaran nyata bagaimana IBM HashiCorp Vault bekerja dalam praktik, khususnya dalam mengotomatisasi lifecycle sertifikat dan secrets management di lingkungan hybrid cloud. Peserta dapat melihat bagaimana Vault membantu mencegah risiko sertifikat kedaluwarsa, meningkatkan visibilitas, serta memperkuat kontrol akses di berbagai environment.
Diskusi interaktif yang berlangsung juga mengangkat tantangan umum yang dihadapi organisasi, mulai dari kompleksitas integrasi, kesiapan tim, hingga perubahan proses kerja dalam mengadopsi platform security automation.
Acara ditutup dengan sesi penegasan bahwa masa depan security operations menuntut pendekatan yang lebih proaktif, terotomatisasi, dan terintegrasi dengan ekosistem teknologi modern. Otomatisasi PKI dan pengelolaan secrets tidak lagi sekadar best practice, melainkan kebutuhan strategis untuk menjaga kontinuitas layanan dan kepercayaan pelanggan.
Melalui forum ini, para peserta diharapkan memperoleh wawasan praktis dan perspektif strategis untuk meninggalkan proses manual yang berisiko, serta mulai membangun fondasi operasi keamanan yang lebih tangguh, efisien, dan siap menghadapi tantangan di era digital.











